Warga Bekasi Akan Diangkut ke Polres

Warga Bekasi Akan Diangkut ke Polres Jika Masih Nongkrong diluar rumah, aturan ini dikeluarkan setelah meninggalnya camat bekasi utara yang positif terkena Virus Corona. Pemerintah Kota Bekasi membuat sejumlah kebijakan terkait pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19). Salah satunya mengenai larangan berkumpul di luar rumah.

“Mulai malam ini yang nongkrong kita angkut ke polres,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto lewat pesan singkat kepada¬†tiensamedia.com, Sabtu (4/4/2020).

Aturan tersebut berlaku baik siang ataupun malam hari. Selain diangkut ke Polres Metro Bekasi Kota, warga yang berkumpul di luar rumah akan diisolasi di rumah singgah.

Aturan itu tertuang dalam poster Pemkot Bekasi yang tersebar di grup aplikasi perpesanan. Tri dan Kabag Humas Pemkot Bekasi Sayekti Rubiah mengkonfirmasi kebenaran poster tersebut.

warga bekasi akan diangkut

Warga Bekasi Akan Diangkut ke Polres Jika Masih Nongkrong Diluar

“Jika ada remaja atau dewasa yang berkumpul di luar rumah pada siang atau malam hari maka akan diamankan oleh pihak berwajib di lokasi rumah singgah dekat TPU Padurenan dan akan dikembalikan kepada keluarga apabila sudah dinyatakan negatif COVID-19 oleh pemerintah kota Bekasi,” kata Tri dalam poster tersebut.

Jajaran Pemkot Bekasi dan polisi juga menindak para pelajar yang nongkrong di luar rumah. “Akan diamankan dan langsung dikembalikan kepada keluarga di rumah agar tetap berdiam di rumah,” lanjutnya.

Pernyataan ini sudah diumumkan oleh pihak yang berwajib demi menjaga penyebaran virus corona. Selain itu himbauan ini merupakan efek dari meninggalnya cama bekasi utara yang sudah di pastikan terjangkit virus corona.

Untuk menjaga keselamatan, maka pihak berwajib benar-benar menegaskan bahwa apabila kedapatan masih pada nongkrong, maka kami tidak akan segan-segan membawa Anda, imbuhnya kepada tiensamedia.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *